Home Berita Sepakbola Cristiano Ronaldo di MU Dilema “Gak Ngapa-Ngapain?”

Cristiano Ronaldo di MU Dilema “Gak Ngapa-Ngapain?”

64
0
Cristiano Ronaldo

Manchester United yang baru-baru ini ditimpa kesulitan memunculkan spekulasi dan pertanyaan. Apakan Cristiano Ronaldo benar-benar diinginkan oleh Ole Gunnar Solskjaer?

Setan Merah memutuskan untuk mengantar Ronaldo Kembali ke Old Trafford musim panas lalu. Kala itu kabar bahwa Ronaldo akan hengkang dari Juventus mencuat. Sang Legenda langsung dipulangkan oleh MU.

Reaksi fans langsung bermunculan melihat langkah MU ini. Fans MU sangat terbuka menyambut Ronaldo. Hingga kini Ronaldo adalah salah satu pemain top dunia.

Tapi baru-baru ini terlihat bahwa pemain seperti Ronaldo tidak lagi terlalu menguntungkan berdasarkan perkembangan situasi yang terjadi. Benarkah demikian?

Analis “Masih Belum bisa Paham”

Paul Merson alias analis Sky Sports mengamati situasi Ronaldo, MU, dan Solskjaer. Menurutnya banyak pemain top yang saat ini ada di MU namun ruang dalam tim tidaklah cukup.

Sang analis juga belum menemukan alasan atas keputusan MU membeli Ronaldo. Menurutnya, MU harus mencari cara untuk bisa menyatukan pemain top sebanyak itu. Ia bahkan belum paham sampai saat ini mengapa Ronaldo direkrut.

Apakah Ronaldo akan meninggalkan Man City? Ataukah hanya dipermainkan agar Kembali? Apakah dia akan tetap direkrut jika Man City tidak dihubungkan? Ujarnya lagi

Apakah Ronaldo Betul-betul Diinginkan?

Pertanyaan besar lalu dilontarkan Kembali oleh Merson. Menurutnya, Ronaldo tidak benar-benar diinginkan oleh Solskjaer. Ini tentunya hanya sebatas dugaan. Namun sejauh ini nampaknya tim belum terlalu siap dibentuk untuk menyambut Ronaldo.

Sang analis masih belum 100 persen yakin terkait keseriusan Solskjaer untuk menggandeng Ronaldo. Baginya keputusan Solskjaer dalam membuat Ronaldo sebagai cadangan sudah cukup jelas.

Tambahnya lagi, Solskjaer mengamati adanya peluang apik agar bisa mengalahkan lawan tanpa adanya Ronaldo. Akhirnya banyak pernyataan yang muncul bahwa Ronaldo sangat disayangkan karena “Gak ngapa-ngapain”.

Ronaldo yang dipasang sebagai striker tunggal adalah sama saja bunuh diri untuk MU. Sang bintang tidaklah lagi sama seperti dahulu. Ia tidak dapat berlari kencang seperti dahulu meski kemampuannya tidak pernah dapat diragukan dapat mematikan lawan.

Cristiano Ronaldo hanya berdiri diam dan tidak melakukan apapun di depan. Ini terjadi karena Ronaldo tidak mampu melewati lawan.

Terlihat raut ketakutan di wajah para pemain Mu. Yang bisa mereka lakukan hanyalah memberi Ronaldo bola dan menaruh harapan lebih padanya.

Ronaldo Harusnya Dioptimalkan dan Harus ada Pengorbanan

Setiap klub yang memiliki pemain seperti Ronaldo pastinya akan dioptimalkan. Bahkan harus ada sebuah pengorbanan.

Menurut sang analis, MU harusnya Menyusun taktik yang memaksimalkan Ronaldo di lapangan bukannya malah membuatnya nganggur.

Menurutnya Ronaldo harusnya mendapat peran bebas pada lini kedua. Mason Greenwood dan Marcus Rashford harusnya diminta untuk membuka permainan untuk Ronaldo.

Hal ini penting untuk Ronaldo agar bisa mendapat ruang kosong untuk menerima bola. Masalahnya, kenyataan akan terjadi bahwa Ronaldo tidak akan banyak berlari jika ditempatkan di depan.

Ronaldo tidaklah dapat sepenuhnya disalahkan. Solskjaer bertanggung jawab atas kesulitan yang menimpa MU dan ia harus Menyusun taktik yang jitu.

Menurut Merson, Ronaldo tidak bersalah dan sang manajer harus dapat memberi sistem yang membuat Ronaldo tampil maksimal. Tragedy dilematis MU ini sungguh mencengangkan dan menjadi sorotan.

Terlebih lagi, kekalahan Mu atas Leicester di akhir pekan lalu di Premier League menjadi tamparan bagi Solskjaer. Mu punya kumpulan pemain top tapi kurang terintegrasi.

Ini sudah cukup membuktikan bahwa MU belum mengerti cara menempatkan Ronaldo. Ronaldo memang masih jadi mesin pencetak gol, tampil memukau, tapi MU tidak dapat merancang sistem yang padu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here