Home Berita Sepakbola Egy Maulana Vikri Berbagi Kisah Adaptasi Di Lechia Gdansk

Egy Maulana Vikri Berbagi Kisah Adaptasi Di Lechia Gdansk

247
0
Egy Maulana Vikri Berbagi Kisah Adaptasi Di Lechia Gdansk
Egy Maulana

Mulai dari proses adaptasi, sampai masak nasi goreng dibeberkan Egy Maulana Vikri kepada Goal Indonesia.

BERITA TERKINI – Egy Maulana Vikri, sejak beberapa bulan lalu meninggalkan Tanah Air untuk bermain dengan klub Polandia, Lechia Gdansk. Ia pun menceritakan pengalamannya selama berada di sana.

Satu di antaranya adalah proses adaptasi yang tidak mudah karena perbedaan iklim dan waktu antara Indonesia dengan negara tersebut. Egy sempat sulit tidur ketika baru beberapa hari di sana.

Situasi tersebut tak lantas membuat Egy jadi patah semangat. Ia berusaha keras agar dapat melalui ini semua agar bisa berkembang lebih baik dan menjadi pemain utama di Lechia.

“Pertama susah karena tidak kenal, tapi ada teman-teman dari Dusan [Bogdanovic agen Egy] yang juga pemain sana. Lama-lama makin dekat,” kata Egy ketika datang ke kantor Goal Indonesia.

“Cuaca kemarin pas saya datang masih musim panas, jadi tidak ada masalah. Tapi nanti pas saya pulang sudah musim dingin jadi enggak tahu. Kita lihat nanti, tapi saya sudah pernah coba di musim salju.”

Soal makanan Egy punya cara khusus untuk mengobati rasa kangennya terhadap masakan yang ada di Indonesia. Meski sebenanarya, ia menilai tidak ada perbedaan yang berarti.

“Makanan sama saja. Palingan nasi saja yang jarang, tapi ada juga di sana masak sendiri. Sayur, salmon, sama ayam paha besar. Kalau lagi kangen, masak nasi goreng,” ujarnya.

Selain itu, Egy juga mengungkapkan kemajuan yang didapatkannya. Pesepakbola berdarah Medan ini mulai mengetahui strategi permainan yang diterapkan di Lechia kekuatan fisik.

“Yang saya rasakan paling pertama tentang taktik. Bagaimana cara mereka bermain, taktik mereka ketika games seperti apa? Itu yang paling saya dapat dan belajar di sana. Terus fisik karena liganya harus banyak di fisik.”

Joao Nunes jadi pemain Lechia yang paling dekat dengan Egy. Kedekatan ini terjalin buka karena dirinya sering berpergian keluar untuk melepas penat, melainkan karena Nunes, merupakan teman latihannya.

“Tidak ada teman hangout, karena jarang keluar. Tapi kalau teman berangkat latihan barena ada. Nunes.”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here