Home Berita Sepakbola Eksepsi Ditolak, PSSI Harus Bayar Utang Ke La Nyalla Mahmud Mattalitti

Eksepsi Ditolak, PSSI Harus Bayar Utang Ke La Nyalla Mahmud Mattalitti

706
0
Eksepsi Ditolak, PSSI Harus Bayar Utang Ke La Nyalla Mahmud Mattalitti
La Nyalla Mahmud Mattalitti

Kasus utang PSSI ke La Nyalla sudah diputuskan dalam sidang Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (31/10).

BERITA TERKINI – Kasus utang PSSI ke mantan ketua umum mereka La Nyalla Mahmud Mattalitti sudah mendapatkan ketetapan hukum. Itu setelah, Pengadilan Negeri Jakarta Selatan memberikan keputusan terkait kasus tersebut dalam sidang perdata yang digelar, Rabu (31/10).

Sebelumnya, Asosiasi Sepakbola Indonesia itu diketahui memiliki utang kepada La Nyalla sebesar Rp13,9 miliar. Utang itu telah dinyatakan dalam surat pengakuan utang dan hasil audit yang dilakukan auditor independen. Utang tersebut terjadi pada masa La Nyalla masih menjabat di Kepengurusan PSSI.

Dalam sidang yang dipimpin ketua Majelis Hakim Indirawati, S.H., M.H, bersama dengan anggota bersama dengan anggota Martin Ponto dan Dedy Hermawan, S.H., M.H. menyatakan bahwa Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menolak eksepsi tergugat (PSSI) untuk seluruhnya dan mengabulkan gugatan penggugat (La Nyalla) untuk sebagian.

Selanjutnya, Majelis Hakim menyatakan tergugat wanprestasi, dan menghukum tergugat untuk membayar utang kepada penggugat senilai uutang yang tercatat, serta menghukum tergugat untuk membayar biaya perkara.

“Kami mengapresiasi keputusan Majelis Hakim ini, meskipun gugatan provisi kami tidak dikabulkan. Berdasarkan putusan yang telah dibacakan tadi, berarti Asosiasi Sepakbola Indonesia itu tidak punya kewajiban langsung bayar senilai 30 persen dari utangnya seperti yang kami minta dalam permohonan provisi yang kami ajukan. Tetapi PSSI wajib bayar seluruh utangnya, setelah putusan ini berkekuatan hukum tetap atau inkracht,” kata Robby Ferliansyah Asshidiqqie, kuasa hukum La Nyalla.

PSSI masih memiliki waktu 14 hari setelah putusan pengadilan ini untuk menerima atau melakukan banding. “Kalau menerima, ya setelah 14 hari, klien kami sudah bisa menagih piutangnya dengan dasar hukum putusan ini. Jika diabaikan, kami bisa anggap PSSI melakukan perbuatan yang melanggar hukum, yang tidak mengindahkan keputusan Pengadilan. Kalau tidak mau bayar juga bisa dipidanakan. Tetapi kami yakin Asosiasi Sepakbola Indonesia itu tidak akan mengambil risiko itu,” tambah Achmad Haikal Assegaf, yang juga tim kuasa hukum La Nyalla.

Di lain pihak, head of Media Relation dan Digital Promotion PSSI, Gatot Widakdo, ketika dikonfirmasi menyatakan pihaknya bakal mengikuti seluruh proses hukum yang berjalan.

“Kami juga akan terus berkomunikasi dengan pihak bapak La Nyalla untuk mendapatkan penyelesaian yang terbaik. Karena memang sebenarnya kami butuh waktu untuk menyelesaikannya,” ucap Gatot.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here