Home Sepakbola Hidayat Mundur Dari Exco PSSI

Hidayat Mundur Dari Exco PSSI

27
0
Hidayat Mundur Dari Exco PSSI
Hidayat Mundur Dari Exco PSSI

Hidayat saat ini terjerat dugaan kasus pengaturan skor.

BERITA TERKINI – Salah satu anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI mengundurkan diri. Adalah Hidayat yang menyatakan resmi mundur dari jabatan tersebut dalam jumpa pers yang digelar di Hotel Sultan, Jakarta, Senin (3/12) petang.

Keputusan ini diambilnya tidak terlepas dari dirinya yang saat ini terjerat dugaan kasus pengaturan skor. Sebelumnya, adanya dugaan keterlibatan Hidayat terkait pengaturan skor diungkapkan manajer Madura FC, Januar Herwanto, dalam sebuah acara talk-show salah satu televisi swasta nasional, beberapa waktu lalu.

Ketika itu, Hidayat disebut Januar menawarkan untuk Madura FC saling bergantian menang dengan PSS Sleman pada laga di Liga 2 musim ini. Hidayat pun mengungkapkan sudah menjelaskan kronologis mengenai hal itu dalam sidang Komisi Disiplin PSSI.

“Saya dipanggil (Komdis) dan itu permintaan saya, harus digarisbawahi ini adalah tentu pertanggungjawaban saya. Kalau soal keputusan dari Komdis sampai saat ini belum menerima,” buka Hidayat, kepada wartawan.

“Berkaitan dengan yang melibatkan saya, sudah saya sampaikan kepada Komdis PSSI. Saya tegaskan itu satu-satunya yang saya lakukan akibat kelalaian saya. Saya tegaskan saya tak pernah hubungi siapapun lagi berkaitan dengan pertandingan di Liga 1 maupun Liga 2. Saya sampaikan kepada Komdis PSSI silakan dilacak apakah saya terlbat kelompok mafia atau tidak,” tambahnya.

Di samping itu, Hidayat juga membeberkan siapa saja nama yang berkomunikasi dengannya terkait hal ini kepada Komdis. Hanya saja, dia tidak ingin mengungkapkan sosok tersebut kepada publik.

“Kaitan dengan pengunduran diri saya, saat itu saya mundur ketika bersalah, saya ini merenung, saya exco, mestinya saya menangkap paling tidak menyetop dan tak meneruskan ketika ada komunikasi. Lalu saya dikatakan apakah saya punya inisiatif? Tidak. Proses itu berlangsung secara alami dan sudah disampaikan ke Komdis PSSI. saya sudah disidangkan, saya tak mau memengaruhi siapapun, tak etis menyebut namanya di sini,” ucapnya.

Pria yang juga berprofesi sebagai dosen ini menuturkan memiliki alasan tersendiri mundur lebih cepat, sebelum adanya keputusan Komdis. Ini berkaitan dengan ketenangan keluarganya, marwah PSSI, serta kredibilitasnya sebagai seorang pengajar di salah satu universitas. Dia juga membantah telah mengancam Januar karena buka suara terkait hal ini.

“Itu yang harus dipertimbangkan. Saya ini polos, saya memang salah ketika angkat telepon acara televisi itu. Itu membuat saya dianggap semakin bersalah, saya lugu apa adanya, saya mohon tak diubah macam-macam. Bisa dicek siapapun saya masih belum menerima hasil apapun, ketika saya disidang komdis saya tak pakai baju anggota exco,” jelasnya.

“Saya tegaskan masih belum tahu soal hasil Komdis PSSI. Semua sudah saya sampaikan ke Komdis PSSI soal nama-namanya yang terlibat. Peristiwa itu lima bulan lalu, kalau saya terlibat mungkin saya melakukan berulang-ulang.”

“Ini adalah kecelakaan, ibarat kendaraan pentilnya bocor yang mengakibatkan saya,” ujarnya.

“Saya ingin menjaga ketenangan keluarga saya karena dampak yang terjadi ingin menjaga. Kalau orang bola memahami situasi saya. Oleh karena itu saya menyatakan mundur sebelum ada putusan Komdis PSSI,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here