Home Berita Sepakbola Kai Havertz Dianggap “Malas” Saat Kekalahan Chelsea di UCL

Kai Havertz Dianggap “Malas” Saat Kekalahan Chelsea di UCL

69
0

Kompas-bola.com – Kai Havertz langsung dihubungkan dengan Mesut Ozil dengan gaya permainan malas yang ia tampilkan pada saat Chelsea bertemu dengan Juventus. Peter Crouch yang menyatakan pendapat ini langsung kepada salah satu pemain dalam daftar belanja mahal Chelsea.

Salah satu pemain internasional Jerman yang sudah tidak diragukan lagi bakatnya yang luar biasa, Kai Havertz, harus menerima berbagai cacian setelah penampilannya saat melawan Juventus malam tadi. Tuchel juga mengakui bahwa skuad Chelsea tampak frustasi.

Havertz merupakan salah satu pembelian mahal Chelsea di musim lalu, yang didatangkan dari Bayer Laverkusen. Akan tetapi, di musim ini tampaknya rasa malas sudah mulai mendominasi diri Havertz sehingga dalam beberapa pertandingan terakhir tidak maksimal.

Apalagi saat kekalahan melawan Chelsea semalam. Tidak ada serangan mematikan yang mampu dibuat oleh gelandang menyerang mereka. Peter Crouch juga menganggap ini semua karena penampilan Havertz yang mengecewakan dan tidak tampil kreatif saat itu.

Menyamakan Kai Havertz dengan Mesut Ozil

Havertz didatangkan dengan biaya 70 juta pounds. Di musim pertamanya, bisa dibilang dia berhasil tampil dengan sangat baik, dan bahkan bisa mencetak satu-satunya gol saat final liga Champions musim lalu. Namun, kini Havertz belum membuktikan banyak hal.

Mantan striker Liverpool, Peter Crouch, menganggap bahwa penampilan Havertz saat bermain 90 menit penuh saat kekalahan kedua berturut-turut ini sangat buruk. Kekalahan atas Manchester City dan Juventus ini menjadi pembuktian betapa mengecewakannya.

Havertz dianggap sebagai salah satu playmaker paling berbakat di generasi saat ini. Akan tetapi, gelar ini juga yang diberikan kepada Mesut Ozil beberapa waktu lalu. Namun, ada satu hal lain yang dianggap keduanya memiliki persamaan, yaitu soal rasa malas yang muncul.

Crouch secara langsung mengatakan bahwa Havertz mengingatkannya pada sosok Mesut Ozil. “Secara teknis, keduanya memang terlihat sangat berlian, tetapi pada beberapa waktu juga, terlihat rasa malas yang membuat tim terlihat semakin frustasi”.

Harapan tinggi publik London Barat kepada Havertz tentunya berkat bakat dia sendiri. Akan tetapi, jika bermain seperti melawan Juventus tadi malam, maka dia akan mengalami periode panjang dengan performa yang buruk.

Penampilan inkonsisten ini memang telah menjadikannya mirip dengan Ozil. Sama-sama seorang playmaker dan dari Jerman, membuat banyak persamaan gaya permainan juga. Namun, masih banyak yang berharap Havertz bisa segera bangkit ke situasi yang baik.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here