Home Berita Sepakbola Maurizio Sarri Digantikan Manajer Wanita Emma Hayes, Mungkinkah?

Maurizio Sarri Digantikan Manajer Wanita Emma Hayes, Mungkinkah?

181
0
Maurizio Sarri

Emma Hayes berpeluang untuk menggantikan Maurizio Sarri sekaligus menjadi juru taktik wanita yang bersaing di dunia sepakbola pria.

BERITA TERKINI – Perbincangan mengenai masa depan Maurizio Sarri sebagai manajer Chelsea terus berkembang dengan berbagai spekulasi menyebutkan bakal ada rencana menggantinya untuk musim 2019/20.

Rumor bahkan tak kunjung mereda meski Sarri mampu membawa The Blues finis di posisi ketiga klasemen akhir Liga Primer Inggris setelah melewati kampanye yang penuh inkonsistensi.

Sementara itu di kancah Liga Europa, sang juru taktik Italia berusia 60 tahun berpotensi menyumbangkan trofi apabila mampu mengalahkan Arsenal dalam partai final di Baku, Azerbaijan pada 29 Mei mendatang.

Jika memang Sarri harus meletakkan jabatannya, lantas siapa yang berpeluang menggantikannya? Opsi pertama, yang saat ini paling disukai fans, adalah manajemen memulangkan legenda klub, Frank Lampard.

Lampard langsung menunjukkan potensi besarnya dalam dunia manajerial setelah gantung sepatu pada 2016 lalu. Melakoni debut sebagai manajer, Lampard punya kans membawa Derby County promosi ke Liga Primer musim depan dengan catatan mampu mengalahkan Aston Villa di final play-off Divisi Championship.

Opsi kedua, yang bakal menjadi pilihan menarik, adalah mengangkat manajer wanita, Emma Hayes dari kalangan internal. Hayes saat ini berstatus sebagai juru taktik tim wanita Chelsea dan memiliki reputasi mentereng di dunia sepakbola kaum hawa.

Hayes, 42, memiliki segala persyaratan untuk bisa loncat ke persaingan sepakbola pria dan menjadi manajer wanita profesional pertama di Liga Primer. Dari segi prestasi sejak melatih pada 2012 lalu, ia sukses mempersembahkan titel Liga Super Wanita ketiga, dua Piala FA serta memimpin Chelsea Ladies ke semi-final Liga Champions musim ini.

Menanggapi kemungkinan untuk menggantikan Sarri, Hayes memberikan respons positif dan akan dengan sangat terbuka menyambut peluang untuk menjadi orang pertama yang mendobrak batasan gender dalam dunia sepakbola profesional.

“Saya memiliki semacam tanggung jawab untuk mengatakan ‘ya’ [menjadi manajer tim pria Chelsea],” kata Hayes kepada BT Sport. “Pada titik tertentu, seseorang harus ada untuk mendobrak penghalang yang ada.”

“Kenyataannya adalah saya memiliki pekerjaan yang fantastissaat ini yang saya sukai dan saya sibuk menjadi orangtua.”

“Namun jika tanggung jawab saya adalah mendorong pintu [batasan gender] ke bawah dan membukanya, apakah saya yang berjalan melewatinya atau orang lain yang melakukannya untuk saya, maka saya akan mendorong pembicaraan tersebut.”

“Dengan waktu yang telah kita lihat saat para wanita berkerja di sepakbola serta media, mudah-mudahan kita dapat menurunkan kepekaan pembicaraan di mana pada titik tertentu, beberapa pemilik klub akan mengatakan setidaknya ingin mewawancarai seorang wanita untuk posisi ini [manajer tim pria].”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here