Home Berita Sepakbola Minus Sembilan Poin Untuk Hapuskan Rasisme

Minus Sembilan Poin Untuk Hapuskan Rasisme

788
0
Raheem Sterling

Winger Man City ini mengusulkan hukuman berat untuk klub yang memiliki fans berperilaku rasisme seperti minus sembilan poin.

BERITA TERKINI – Demi menghapus rasisme dari sepakbola, penyerang Manchester City Raheem Sterling mempunyai usulan cukup ekstrem. Ia menuntut hukuman pengurangan sembilan poin dan tiga kali berlaga tanpa penonton bagi klub-klub yang suporternya berperilaku rasial.

Rasisme masih jadi penyakit lama di sepakbola yang sulit dihapuskan 100 persen. Menurut Sterling, sudah sepantasnya pihak otoritas terkait membuat perubahan radikal untuk mengatasi isu ini.

Bersama dengan pesepakbola profesional lain, Sterling menandatangani sebuah manifesto yang menuntut penegakan hukum yang adil dan konsisten terhadap perilaku rasial dan diskriminatif.

“Saya menuntut adanya pengurangan sembilan poin untuk tindakan rasial. Mungkin terasa berlebihan, tetapi ini bisa mencegah fans berperilaku rasial atau mereka harus melihat klub mereka terdegradasi atau gagal meraih gelar,” tulis Sterling dalam kolomnya di The Times.

“Klub juga harus bermain tanpa penonton sebanyak tiga pertandingan. Dengan demikian, mereka akan kehilangan pendapatan sebagai akibat dari perilaku rasial fans mereka.”

“Sudah banyak kejadian di dunia ini di mana pemain berkulit hitam atau pemain Asia yang jadi sasaran rasisme. Setiap hari ini terjadi, dari sepakbola jalanan sampai Liga Champions. Menurut saya, pihak berwajib belum membuat sesuatu yang cukup untuk mengatasi isu ini.”

Sterling sendiri cukup vokal untuk mengangkat isu rasisme. Di musim ini, Sterling menyoroti pemberitaan media Inggris yang terkesan diskriminatif terhadap pemain muda berkulit hitam. Ia juga jadi korban rasisme saat membela Inggris kontra Montenegro di Kualifikasi Euro 2020. Di Italia, rasisme juga masih mewabah dengan Moise Kean dan Tiemoue Bakayoko jadi korban terbaru.

“Saya tidak tahu sampai kapan keadaan ini bisa berubah, tapi kita harus memulainya saat ini juga. Saya tidak ingin pesepakbola berkulit hitam generasi berikutnya mengalami perilaku jahat seperti ini,” imbuh Sterling.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here