Home Berita Sepakbola PSSI Tak Bisa Ikut Campur Soal Sanksi Komdis Untuk Persib Bandung

PSSI Tak Bisa Ikut Campur Soal Sanksi Komdis Untuk Persib Bandung

405
0
PSSI Tak Bisa Ikut Campur Soal Sanksi Komdis Untuk Persib Bandung
PSSI Logo

Persib diperbolehkan untuk mengajukan banding terhadap keputusan dari Komisi Disiplin PSSI.

BERITA TERKINI – Tim Pencari Fakta (TPF) kasus meninggalnya Haringga Sirila di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, 23 September lalu, sebelum laga Persib Bandung menjamu Persija Jakarta, memberikan penjelasan terkait keputusan Komisi Disiplin (Komdis).

Dari keputusan Komdis, ditetapkan bahwa Persib harus dihukum untuk menggelar laga kandang di luar Pulau Jawa dan tanpa suporter, hingga akhir musim 2018. Hukuman tanpa suporter tersebut pada laga kandang berlanjut hingga paruh musim 2019.

Gusti Randa selaku anggota TPF membeberkan, bahwa mereka bekerja sesuai dengan arahan PSSI untuk memberikan bahan pertimbangan kepada Komdis. Selebihnya, TPF atau pun PSSI tak bisa mencampuri lagi keputusan dari Komdis tersebut.

“TPF bekerja dengan cepat agar produk dari TPF itu bisa segera dikirimkan kepada Komisi Disiplin dan PSSI. Produk yang dikirimkan oleh TPF bukan satu-satunya sumber Komdis mengambil keputusan,” kata Gusti kepada awak media, Rabu (3/10).

“TPF hanya dipercaya supaya mengambil keputusan, seperti amanat dari ketua umum; tegas, tepat, dan menjadi pengajaran. Bukan hanya untuk klub-klub yang disanksi, tapi untuk seluruh klub Liga 1, mau pun di Liga 2,” sambung pria yang juga pengacara itu.

Persib dipersilakan untuk mengajukan banding kepada Komite Banding, dan hal itu memang sudah siap dilakukan oleh manajemen Persib. Gusti menegaskan, bahwa PSSI tak bisa lagi merespons atau menanggapi apa yang sudah diputuskan Komdis.

“Apa yang telah dikeluarkan oleh Komdis sudah menjadi ranah yudisial, jadi seluruh pengurus PSSI sudah tak bisa lagi menanggapi mau pun menafsirkan ranah dari Komdis. Karena sudah diputuskan oleh Komdis,” ucap Gusti.

“Maka, seluruh pengurus PSSI tidak bisa menanggapi apa yang sudah diputuskan oleh Komdis karena sudah masuk ranah yudisial. Paling saya hanya bisa menjawab, silakan banding,” pungkas Gusti.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here